10/30/2013

Oktober Ceria

Hari ini Rabu terakhir di bulan Oktober. Bulan ini istemewa. Banyak kebahagiaan, melukiskan semua kejadian menjadi sebuah cerita. Menikmati alurnya sebuah cerita yang didalamnya aku menjadi peran utama.

Awal memasuki bulan ini, aku begitu semangat menyambutnya. Alasan salah satunya adalah karena 21 tahun yang lalu di bulan ini aku terlahir ke dunia. Tepatnya tanggal 24 kemarin. Bahagiaa rasanya masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidupku. Melanjutkan hal-hal yang belum bisa aku raih, perjuangan untuk mendapatkan apa yang aku inginkan.
Bersyukur bangeet, di usia ini aku masih dikelilingi orang-orang yang menyayangiku. Orang-orang yang selalu mendo’akan dan mensupportku. 

Papah mamah yang tiada hentinya berdo’a untuk anak perempuan satu-satunya ini. Mas Panji, Mas Bintang dan ade Pandit yang masih setia mendukung dan selalu menjadi motivator buatku. Do’a dan ucapan kalian menjadi obat rindu buatku.

Teman-teman dan sahabat yang dengan senang hatinya juga turut mendo’akanku. Do’a inipun juga untuk kalian J

Keluarga LPM AGRICA dan Himasae UNSOED terima kasih untuk proses dan pembelajarannya. Aku masih ingin bisa bermanfaat untuk kalian.

Daan satu lagi untuk dia, Brawastu P. Adi terima kasih buat kadonya. Kadonya indah. Menara Eiffel. Semoga kita bisa kesana ya suatu saat nanti. I Believe it ! Kata” kamupun akan selalu aku ingat. Terima kasih masih mau percaya kepadaku.

And then banyak hal yang aku lewati di bulan ini. Ada satu cerita lagi hadiah yang selama ini aku impikan. Akhirnyaaa aku masuk kompas. Hal yang selama ini aku bayangkan meskipun aku sempat meragukannya. Ragu untuk bisa terbit tulisanku disana. Tapi mimpi itupun menjadi nyata. Hal inilah yang menjadi cambuk peringatan buatku. Kita harus selalu berpegang oleh mimpi. Kekuatan mimpi itu luar biasaaa.

Salam ceria dariku untuk kalian. Semoga hari-hari kalian selalu indah J

10/22/2013

Kereta Api

“Naik kereta api tuut.. tuut.. tuut..
Siapa hendak turun, ke Bandung, Surabaya, bolehkah naik dengan percuma…”
Petikan lagu yang sering didengarkan ketika kita masih kecil.

Kali ini aku ingin bercerita tentang stasiun dan segudang kenangan didalamnya.
Kereta sebagai salah satu alat transportasi massal yang cepat dan murah untuk mengantarkan penumpangnya ke tempat tujuan. Cepat tidak terhambat oleh kemacetan yang biasanya terpotret di kota besar, tidak terjebak dengan banyaknya kendaraan seperti motor maupun mobil.
Kereta yang membawa kenyamanan untuk penumpangnya. Nyaman karena terbebas dari kemacetan, penumpang bebas untuk beristirahat dalam waktu tertentu sampai tiba di stasiun pemberhentiannya dan tentunya tidak membuat mabuk. Dari sinilah kita harus berterima kasih kepada William Murdoch, ilmuwan inggris yang mencetuskan ide pertama kali dalam menemukan kereta api dan ilmuwan-ilmuwan lain yang ikut menyempurnakan konsep awalnya seperti George Stephenson. Hingga kini kereta api masih menjadi favorit dalam hal memilih transportasi yang cepat dan murah.

Masuk ke dalam cerita dan kenangannya. Waktuku kecil, aku sangat senang ketika mudik dengan keluargaku menggunakan kereta api. Mata belo berbinar-binar, penasaran kenapa kereta bisa berjalan cepat. Jika menaikinya aku merengek ke orang tuaku agar aku bisa duduk di dekat jendela. Beranjak dewasa, kereta api masih menjadi idolaku. Sampai aku SMA teman baikku Fajar Eko Ryanto sangat menyukai kereta api hingga ia bermimpi membuat stasiun mewah dilengkapi fasilitas lengkap didalamnya yang terukir ke dalam sketsa gambar. Menakjubkan sketsa yang dibuatnya.

Aku yang kini menjalani rutinitasku sebagai mahasiswa hidup di perantauan, tanah orang nan jauh berkilometer dari rumah orang tuaku di Bekasi. Tinggal sebagai anak kostan dan bertitel mahasiswa UNSOED, Purwokerto.
Tentunya transportasi yang aku suka pilihanku jatuh ke kereta api. Dari sinilah ceritaku dimulai. 

Sewaktu aku mau mudik ke Bekasi, aku beruntung karena mempunyai ‘teman dekat’ yang baik hatinya, yang selalu mengantarkan aku ke stasiun, menemaniku hingga kereta api yang akan aku naiki itu tiba dan mengantarkan aku sampai kereta api itu membawaku menuju Bekasi.
Malam tentunya jadwal keberangkatan kereta api. Yang aku suka di bagian ini, dia masih menemaniku dan tetap terjaga sampai larut malam hingga pagi dini hari sampai aku benar-benar tiba di stasiun Bekasi.
Aku yakin hal yang dia lakukan adalah wujud bentuk kekhawatirannya. Dari awal hingga kini, dia masih melakukan itu untukku. Namun, sayangnya aku baru menyadari hal tersebut sekarang. Mungkin aku yang tidak peka terhadapnya.
Selain itu yang aku rasakan, dilematis. Perasaan dilema yang muncul antara sedih ingin selalu di dekatnya dan senang karena akan pulang dan berjumpa dengan keluarga. Banyak hal yang aku lewatkan dengannya ketika sedang menunggu kereta api di stasiun. Seperti sharing di menit-menit keberangkatan. Masih teringat jelas, aku dengannya yang baru ketemu hari itu namun kembali dipisahkan oleh jarak. Dulu, aku masih berpikir jarak menjadi suatu masalah dengannya namun aku abaikan dan menyikapinya dengan tenang. Karena jarak yang telah membuat kita bersikap dewasa.

Sekian cerita dariku J

Motivasi dari Seorang Kakak

"Sekarang bukan waktunya bertanya, tapi menjawab"

*Dian Hendar Pratiwi. Pimred 2012-2013*

Masih ingat jelas dibenakku, motivasi dari seorang kakak yang bagiku luar biasaaaa. Dia selalu bisa untuk memotivasi ade-adenya.
Bukan hanya dia, kakak yang mungkin jadi panutan aku di LPM AGRICA dialah Mas Standy Christianto.
Semoga aku bisa memotivasi diriku sendiri dan untuk ade-adeku.
Terima kasih untuk prosesnya, aku sayang kalian :)

Ceritaku, Ceritamu, Cerita Kita.

Waktu terus berlalu. Sepanjang kenangan itu aku yakin pasti ada catatan yang tersirat ataupun tersurat. Tanpa terasa sudah berapa lama aku mengenalnya, dia mengenalku. Mengenal sebagai 'teman dekat'. Teman berbagi, teman berdiskusi, teman kebosanan dan seperti sahabat terbaikku di situasi dan semoga di setiap waktu. Marah, canda, benci, suka dulu kita berbagi namun kini seiring berjalannya waktu, kepercayaan itu mungkin kian pudar.
Banyak pertanyaan-pertanyaan darinya yang belum bisa aku jawab sampai sekarang. Bukan karena kamu tidak bisa mengerti, sesungguhnya mungkin dari aku yang belum bisa menemukan jawaban yang tepat.
Banyak permohonan darinya yang belum bisa aku tunjukkan mana yang salah mana yang benar.
Sehingga untuk kesekian kalinya kesalahan yang sama terulang. Masih hal yang sama, belum bisa menemukan jawaban yang baik dan benar atau belum bisa sepenuhnya memahaminya.
Sekian waktu terus dan terus mencari. Namun, dalam pencarian itu terbentuk suatu perasaan yang mungkin belum bisa kamu pahami, perasaan yang sangat dalam.
Satu hal yang pasti adalah rasa syukur karena diberi kesempatan untuk mengenalnya, bisa hadir di dalam hidupnya dan bisa melihat senyumannya.
Kepercayaan yang dulu kian pudar, aku ingin bisa menanamkannya lagi, menumbuhkan kembali dan memeliharanya bersama dia.
Harapanku mungkin banyak tetapi aku tau aku tidak bisa kembali untuk meminta lebih.
Hanya, ingin menghadirkan kembali benih-benih kepercayaan itu lagi. Bahwa dia percaya denganku.
Meskipun katanya, selalu ada kesempatan kedua untukku, namun akupun paham dengan kondisiku.
Bila diijinkan untuk bernostalgia, aku rindu dengan keadaan seperti dulu.
Sadar, sekarang ini bukanlah dulu. Hanya bisa memperbaiki kualitas pribadiku untuk bisa jadi yang terbaik untuknya, untuk seseorang yang sudah disiapkan Tuhan.

10/19/2013

Perasaan marah, muka cemberut, sikap yang gelisah, aura yang tadinya ceria berubah menjadi murung, yang tadinya tertawa berubah menjadi sedih hingga akhirnya menangis. Bentuk perasaan itu bisa dikatakan sebuah emosi. Hal-hal tersebut bisa tergolong ke dalam emosi negatif. Namun, emosi juga dapat terlihat dari sebuah perasaan yang menimbulkan aura positif. Misalnya, tertawa, tersenyum, bahagia hingga akhirnya menangis. Namun, sering kali kita berpikir, emosi itu diartikan sebagai bentuk perasaan negatif yang membuat seseorang mempunyai pikiran negatif. Dalam bahasa gaulnya, disebut istilah “neting”. Emosi yang ia pancarkan membuat seseorang berubah menjadi tidak bisa berpikir positif thingking (posting).
Emosi bisa muncul dalam beberapa kondisi tertentu. Salah satunya ketika seseorang telah merasa lelah untuk menunggu, menunggu dalam arti ketika menunggu orang lain dalam sebuah janji, atau saat seseorang lelah menunggu untuk berubah. Namun perlu disadari memang perubahan itu membutuhkan suatu proses, tidak instan. Hal inilah yang bisa memicu buah perasaan itu tumbuh.
Berbalik membahas emosi. Emosi terkadang sulit untuk diterjemahkan ke dalam kata-kata. Bahkan terkadang sulit untuk dikendalikan. Ada banyak cara manusia dalam meluapkan semua emosi yang membakar hatinya. Ada yang dengan menangis, menulis atau membaca novel dan komik kesukaannya, menonton film, mendengarkan musik favoritnya atau musik rock sekalipun, makan makanan yang enak meskipun itu mahal harganya, atau meremas botol a*ua hingga tidak terbentuk lagi seperti aslinya. Meluapkan emosi dengan cara-cara tersebut masih tergolong pada taraf yang wajar. Terlebih lagi ada beberapa orang yang jika ia emosi, ia akan langsung mengambil wudhu. Cara seperti ini adalah cara yang baik. Dikatakan baik, karena dengan membiarkan air yang dingin ikut menjernihkan pikiran dan hati kita.
Namun, emosi yang terlalu berlebihan akan berdampak negatif terhadap diri sendiri bahkan dengan orang lain. Jalan yang ditempuh untuk meredakan emosi adalah dengan mencoba barang-barang yang haram hukumnya. Nauzubillahminzalik.. Bila sudah seperti itu akan terus berlanjut dan susah dihentikannya.
Jadi, untuk meredakan emosi setiap orang punya cara sendiri-sendiri. Namun, perlu diingat, jangan menuangkan emosi dengan hal-hal yang negatif. Bagaimanapun juga setiap orang punya masalah dengan ceritanya sendiri, penyelesaian yang paling baik kita perlu menyikapinya dengan berpikir positif dan bersikap bijaksana. Menangis boleh saja selagi kamu bisa menangis dan membuatmu lega, berteriak juga boleh saja asal pada tempat yang tepat, dan jangan sekali-kali ditempuh dengan hal yang tidak baik. Itu malah membuatmu semakin ‘sakit’ terlebih lagi dapat menyakiti orang-orang yang menyayangimu.

Sekian. Selamat menemukan cara kesukaanmu J