Oktober Ceria
Hari ini Rabu terakhir di
bulan Oktober. Bulan ini istemewa. Banyak kebahagiaan, melukiskan semua
kejadian menjadi sebuah cerita. Menikmati alurnya sebuah cerita yang didalamnya
aku menjadi peran utama.
Awal memasuki bulan ini, aku
begitu semangat menyambutnya. Alasan salah satunya adalah karena 21 tahun yang
lalu di bulan ini aku terlahir ke dunia. Tepatnya tanggal 24 kemarin. Bahagiaa
rasanya masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidupku. Melanjutkan hal-hal
yang belum bisa aku raih, perjuangan untuk mendapatkan apa yang aku inginkan.
Bersyukur bangeet, di usia ini
aku masih dikelilingi orang-orang yang menyayangiku. Orang-orang yang selalu
mendo’akan dan mensupportku.
Papah mamah yang tiada hentinya berdo’a untuk anak
perempuan satu-satunya ini. Mas Panji, Mas Bintang dan ade Pandit yang masih
setia mendukung dan selalu menjadi motivator buatku. Do’a dan ucapan kalian
menjadi obat rindu buatku.
Teman-teman dan sahabat yang
dengan senang hatinya juga turut mendo’akanku. Do’a inipun juga untuk kalian J
Keluarga LPM AGRICA dan
Himasae UNSOED terima kasih untuk proses dan pembelajarannya. Aku masih ingin
bisa bermanfaat untuk kalian.
Daan satu lagi untuk dia,
Brawastu P. Adi terima kasih buat kadonya. Kadonya indah. Menara Eiffel. Semoga
kita bisa kesana ya suatu saat nanti. I Believe it ! Kata” kamupun akan selalu
aku ingat. Terima kasih masih mau percaya kepadaku.
And then banyak hal yang aku
lewati di bulan ini. Ada satu cerita lagi hadiah yang selama ini aku impikan. Akhirnyaaa
aku masuk kompas. Hal yang selama ini aku bayangkan meskipun aku sempat meragukannya.
Ragu untuk bisa terbit tulisanku disana. Tapi mimpi itupun menjadi nyata. Hal inilah
yang menjadi cambuk peringatan buatku. Kita harus selalu berpegang oleh mimpi. Kekuatan
mimpi itu luar biasaaa.
Salam ceria dariku untuk
kalian. Semoga hari-hari kalian selalu indah J

.jpg)
