12/31/2013

Welcome 2014 J

Good bye 2013 tahun yang penuh warna, tahun 2014 ini semoga lebih berwarna lagi yaa.

Tentunya ada harapan yang belum tercapai di tahun kemaren dan semoga di tahun ini dapat tercapai. Amiin. Deretan resolusi baru kini telah terpampang di coretan kamarku. Atmosfer tahun baru yang penuh semangat !

Moment pergantian tahun baru ini aku jadikan sebagai bahan refleksiku belajar untuk melangkah lebih maju di masa depan. Belajar bagaimana meminimalisir kelemahan yang ada dan memperbesar kelebihan dan keterampilan yang sebelumnya tidak terlihat sampai tumbuh dan berkembang, sehingga bisa menutupi kekurangan yang ada. Ibarat kepompong yang perlahan-lahan tumbuh menjadi kupu-kupu yang cantik. Kupu-kupu yang bermanfaat untuk lingkungannya.

Harapanku, tahun 2014 ini adalah tahun terakhirku menjadi mahasiswa S1. Semua tanggung jawab yang masih aku pikul semoga bisa terselesaikan dengan baik. Lebih bijak dalam memikul tanggung jawab yang nantinya pasti dihadapi. Lebih dewasa dalam berpikir maupun bersikap. Daan lebih mandiri terutama ga cengeng lagi.

Terakhir ada untaian kata yang ingin aku ucapkan ke dia. Terima kasih untuk someone yang udah membuatku bertambah lebih “kuat” lagi dalam menghadapi masalah, yang membuatku mempunyai hati yang lapang dalam menerima dan memaafkanmu. Harapanku, semoga kamu sudah menemukan apa yang ingin kamu capai dan gak membuatku nangis lagi. Dan terima kasih sudah ada untukku selama 3 tahun ini, maaf untuk semuanya. Kini aku coba untuk melepaskanmu.

12/02/2013

Mimpi yang Terbawa Angin

Awalnya hanya sebuah kertas putih. Lalu ku goreskan tinta dan ku tuliskan banyak visi hidup yang ingin ku raih. Sederet mimpiku dari awal aku menjadi mahasiswa dan impian di masa depanku. Hingga terbentuk banyak mimpi, yang menurutku sebagian sulit untuk ku raih.

Kini aku memasuki tingkat akhir. Bisa dibilang mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa yang kini hanya berkutat dengan “pak hijau” alias skripsi.. skripsi.. dan skripsi. Cerita baru tentang penelitianku segera dimulai (insya Allah).

Namun, tadi sempat aku merenung. Sudah 3 tahun aku menapaki dunia perkuliahan tapi hingga saat ini mimpi-mimpiku satu persatu kandas. Hanya sebatas angan belaka, hanya sebuah mimpi kosong, hanya sebuah kertas yang dipenuhi goresan tinta tanpa menjadi realita.

Banyak mimpi yang ingin ku raih saat aku masih menduduki dunia perkuliahan. Impianku menjadi asisten dosen, asisten praktikum, ikut penelitian dosen, beasiswa dan impian lainnya. Intinya ingin sekali banyak prestasi yang ingin ku raih.

Aku bertanya-tanya mungkinkah dari usahaku yang kurang? Atau memang belum rejekinya? Tapi kenapa, apakah aku belum diperbolehkan untuk mewujudkan impian-impian itu? Belum diperbolehkan merasakannya? Atau belum saatnya?

Setiap anak pasti mempunyai mimpi bisa membahagiakan orang tuanya. Hingga saat ini, sudah memasuki bulan terakhir di tahun 2013 belum ada impian yang bisa aku raih. Speechless gak tau harus berkata apa ke orang tua hanya bisa terucap “MAAFkan aku mamah, papah”. Aku belum bisa membuat kalian senang, bangga, atau apapun perasaan kegembiraan itu.

Anak tangga yang ku tapaki satu persatu ternyata masih jauh dari puncak. Aku masih berjalan tertatih, proses yang banyak ku lalui namun tak kunjung membuahkan hasil. Sebuah prestasi, sebuah kebahagiaan yang (mungkin) akan didapatkan ketika aku berada di puncak.

Dan ketika bertemu di penghujung tahun ini, akupun bertanya-tanya mungkinkah aku masih ada di tempat yang sama?

Aku iri dengan kalian yang sampai saat ini sudah banyak mimpi yang bisa kalian raih. Aku iri, sangat iri. Berbahagialah kalian yang sudah berhasil menangkap mimpi kalian. Aku salut !

Namun aku sadar, Tuhan membenci makhluk yang mempunyai sifat seperti itu. Aku ingin terbebas dari belenggu pikiran itu. Aku ingin membuktikan kalau aku juga bisa meraih mimpi di genggaman tanganku. Yah, semangatku kian memudar, Tuhan tolonglah aku. Saat ini, aku hanya ingin mencari pendengar baik.

11/17/2013

Kado Ulang Tahun

my sista :)
My beloved sista. Pernah saya bercerita tentangnya di tulisan saya sebelumnya.
Seperti ade buat saya, sahabat sharing, teman bercanda, bagi saya dia adalah a good listener.
Terima kasih sudah selalu mengingatkan dan terima kasih masih stay disamping saya.

"harapanku, harapanmu, harapan kita
semoga bukan hanya saat ini tapi juga besok di hari-hari selanjutnya sampai kapanpun itu.."
-17 November 2013-

11/07/2013

Selamat Ulang Tahun Mamah

Ibu...
Wanita yang akan selalu ada untukku di setiap waktu dan kondisi.
Di saat aku terjatuh maupun di saat kebahagiaan menyelimuti senyumanku.
Wanita yang akan selalu tersenyum. Tulus, hangat, memberikan semangat kepadaku.
Senyumanmu yang menyiratkan makna dalam kalbu.
Kasih sayangmu untukku tak’kan pernah pudar meskipun aku selalu menorehkan luka untukmu.
Kehangatanmu yang membuatku selalu teringat kepadamu.
Do’amu setiap waktu yang selalu mengiringi langkahku.
9 bulan kau merawatku tanpa menghiraukan ketidaknyamanan gerak-gerikmu.
9 bulan kau menanti kedatanganku ke dunia fana ini. Dengan senyumanmu, dengan tangisanmu. Kau korbankan nyawamu untukku.
Tangisanku di setiap malam kau tangani dengan kelembutanmu.
Aku yang dulu tak berdaya. Kecil. Polos. Nakal selalu menyusahkanmu tapi itu tak menjadi masalah buatmu ibu. Kau tetap membimbingku. Kau tetap menemaniku di setiap pertumbuhanku. Kau tetap merawatku tak kenal lelah sepanjang waktu. Hingga aku tumbuh menjadi dewasa.
Maafkan aku ibu. Hanya kalimat ini yang bisa aku persembahkan untukmu.
Aku masih belum bisa membahagiakanmu. Aku masih sering melukaimu.
Aku masih bergantung kepadamu. Sebagai pelindung, sebagai sahabat dan sebagai seorang wanita yang aku kagumi.
Di saat aku gelisah kau berikan nasihat yang meredakan emosiku.
Di saat aku rindu, suaramu menjadi obat buatku.
Di saat aku marah, kau redakan dengan kata-kata bijakmu.
Kau cahaya yang menyinari jalanku.
Kau rela memberikan waktu, materil maupun tenagamu untukku. Untuk seorang anak yang belum bisa mandiri.
Kau tidak pernah memperlihatkan kesedihanmu dengan masalah yang kau hadapi.
Kau berbohong dengan mengatakan “Ibu baik-baik saja”
Mungkin itulah caramu untuk membuatku tenang.
Caramu untuk membuatku tidak terlarut dalam masalahmu, dalam kesedihanmu.
Sungguh, aku menjadi sempurna karenamu. Karena kau akan selalu ada di hati ini.
Terima kasih Ibu kau telah menjagaku. Kau masih tetap di sisi aku.
My Beloved Mother

Selamat ulang tahun Mamah J
Puisi ini untuk mamah yang kemarin ulang tahun.

Ini hanyalah hadiah kecil untukmu.

10/30/2013

Oktober Ceria

Hari ini Rabu terakhir di bulan Oktober. Bulan ini istemewa. Banyak kebahagiaan, melukiskan semua kejadian menjadi sebuah cerita. Menikmati alurnya sebuah cerita yang didalamnya aku menjadi peran utama.

Awal memasuki bulan ini, aku begitu semangat menyambutnya. Alasan salah satunya adalah karena 21 tahun yang lalu di bulan ini aku terlahir ke dunia. Tepatnya tanggal 24 kemarin. Bahagiaa rasanya masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidupku. Melanjutkan hal-hal yang belum bisa aku raih, perjuangan untuk mendapatkan apa yang aku inginkan.
Bersyukur bangeet, di usia ini aku masih dikelilingi orang-orang yang menyayangiku. Orang-orang yang selalu mendo’akan dan mensupportku. 

Papah mamah yang tiada hentinya berdo’a untuk anak perempuan satu-satunya ini. Mas Panji, Mas Bintang dan ade Pandit yang masih setia mendukung dan selalu menjadi motivator buatku. Do’a dan ucapan kalian menjadi obat rindu buatku.

Teman-teman dan sahabat yang dengan senang hatinya juga turut mendo’akanku. Do’a inipun juga untuk kalian J

Keluarga LPM AGRICA dan Himasae UNSOED terima kasih untuk proses dan pembelajarannya. Aku masih ingin bisa bermanfaat untuk kalian.

Daan satu lagi untuk dia, Brawastu P. Adi terima kasih buat kadonya. Kadonya indah. Menara Eiffel. Semoga kita bisa kesana ya suatu saat nanti. I Believe it ! Kata” kamupun akan selalu aku ingat. Terima kasih masih mau percaya kepadaku.

And then banyak hal yang aku lewati di bulan ini. Ada satu cerita lagi hadiah yang selama ini aku impikan. Akhirnyaaa aku masuk kompas. Hal yang selama ini aku bayangkan meskipun aku sempat meragukannya. Ragu untuk bisa terbit tulisanku disana. Tapi mimpi itupun menjadi nyata. Hal inilah yang menjadi cambuk peringatan buatku. Kita harus selalu berpegang oleh mimpi. Kekuatan mimpi itu luar biasaaa.

Salam ceria dariku untuk kalian. Semoga hari-hari kalian selalu indah J

10/22/2013

Kereta Api

“Naik kereta api tuut.. tuut.. tuut..
Siapa hendak turun, ke Bandung, Surabaya, bolehkah naik dengan percuma…”
Petikan lagu yang sering didengarkan ketika kita masih kecil.

Kali ini aku ingin bercerita tentang stasiun dan segudang kenangan didalamnya.
Kereta sebagai salah satu alat transportasi massal yang cepat dan murah untuk mengantarkan penumpangnya ke tempat tujuan. Cepat tidak terhambat oleh kemacetan yang biasanya terpotret di kota besar, tidak terjebak dengan banyaknya kendaraan seperti motor maupun mobil.
Kereta yang membawa kenyamanan untuk penumpangnya. Nyaman karena terbebas dari kemacetan, penumpang bebas untuk beristirahat dalam waktu tertentu sampai tiba di stasiun pemberhentiannya dan tentunya tidak membuat mabuk. Dari sinilah kita harus berterima kasih kepada William Murdoch, ilmuwan inggris yang mencetuskan ide pertama kali dalam menemukan kereta api dan ilmuwan-ilmuwan lain yang ikut menyempurnakan konsep awalnya seperti George Stephenson. Hingga kini kereta api masih menjadi favorit dalam hal memilih transportasi yang cepat dan murah.

Masuk ke dalam cerita dan kenangannya. Waktuku kecil, aku sangat senang ketika mudik dengan keluargaku menggunakan kereta api. Mata belo berbinar-binar, penasaran kenapa kereta bisa berjalan cepat. Jika menaikinya aku merengek ke orang tuaku agar aku bisa duduk di dekat jendela. Beranjak dewasa, kereta api masih menjadi idolaku. Sampai aku SMA teman baikku Fajar Eko Ryanto sangat menyukai kereta api hingga ia bermimpi membuat stasiun mewah dilengkapi fasilitas lengkap didalamnya yang terukir ke dalam sketsa gambar. Menakjubkan sketsa yang dibuatnya.

Aku yang kini menjalani rutinitasku sebagai mahasiswa hidup di perantauan, tanah orang nan jauh berkilometer dari rumah orang tuaku di Bekasi. Tinggal sebagai anak kostan dan bertitel mahasiswa UNSOED, Purwokerto.
Tentunya transportasi yang aku suka pilihanku jatuh ke kereta api. Dari sinilah ceritaku dimulai. 

Sewaktu aku mau mudik ke Bekasi, aku beruntung karena mempunyai ‘teman dekat’ yang baik hatinya, yang selalu mengantarkan aku ke stasiun, menemaniku hingga kereta api yang akan aku naiki itu tiba dan mengantarkan aku sampai kereta api itu membawaku menuju Bekasi.
Malam tentunya jadwal keberangkatan kereta api. Yang aku suka di bagian ini, dia masih menemaniku dan tetap terjaga sampai larut malam hingga pagi dini hari sampai aku benar-benar tiba di stasiun Bekasi.
Aku yakin hal yang dia lakukan adalah wujud bentuk kekhawatirannya. Dari awal hingga kini, dia masih melakukan itu untukku. Namun, sayangnya aku baru menyadari hal tersebut sekarang. Mungkin aku yang tidak peka terhadapnya.
Selain itu yang aku rasakan, dilematis. Perasaan dilema yang muncul antara sedih ingin selalu di dekatnya dan senang karena akan pulang dan berjumpa dengan keluarga. Banyak hal yang aku lewatkan dengannya ketika sedang menunggu kereta api di stasiun. Seperti sharing di menit-menit keberangkatan. Masih teringat jelas, aku dengannya yang baru ketemu hari itu namun kembali dipisahkan oleh jarak. Dulu, aku masih berpikir jarak menjadi suatu masalah dengannya namun aku abaikan dan menyikapinya dengan tenang. Karena jarak yang telah membuat kita bersikap dewasa.

Sekian cerita dariku J

Motivasi dari Seorang Kakak

"Sekarang bukan waktunya bertanya, tapi menjawab"

*Dian Hendar Pratiwi. Pimred 2012-2013*

Masih ingat jelas dibenakku, motivasi dari seorang kakak yang bagiku luar biasaaaa. Dia selalu bisa untuk memotivasi ade-adenya.
Bukan hanya dia, kakak yang mungkin jadi panutan aku di LPM AGRICA dialah Mas Standy Christianto.
Semoga aku bisa memotivasi diriku sendiri dan untuk ade-adeku.
Terima kasih untuk prosesnya, aku sayang kalian :)

Ceritaku, Ceritamu, Cerita Kita.

Waktu terus berlalu. Sepanjang kenangan itu aku yakin pasti ada catatan yang tersirat ataupun tersurat. Tanpa terasa sudah berapa lama aku mengenalnya, dia mengenalku. Mengenal sebagai 'teman dekat'. Teman berbagi, teman berdiskusi, teman kebosanan dan seperti sahabat terbaikku di situasi dan semoga di setiap waktu. Marah, canda, benci, suka dulu kita berbagi namun kini seiring berjalannya waktu, kepercayaan itu mungkin kian pudar.
Banyak pertanyaan-pertanyaan darinya yang belum bisa aku jawab sampai sekarang. Bukan karena kamu tidak bisa mengerti, sesungguhnya mungkin dari aku yang belum bisa menemukan jawaban yang tepat.
Banyak permohonan darinya yang belum bisa aku tunjukkan mana yang salah mana yang benar.
Sehingga untuk kesekian kalinya kesalahan yang sama terulang. Masih hal yang sama, belum bisa menemukan jawaban yang baik dan benar atau belum bisa sepenuhnya memahaminya.
Sekian waktu terus dan terus mencari. Namun, dalam pencarian itu terbentuk suatu perasaan yang mungkin belum bisa kamu pahami, perasaan yang sangat dalam.
Satu hal yang pasti adalah rasa syukur karena diberi kesempatan untuk mengenalnya, bisa hadir di dalam hidupnya dan bisa melihat senyumannya.
Kepercayaan yang dulu kian pudar, aku ingin bisa menanamkannya lagi, menumbuhkan kembali dan memeliharanya bersama dia.
Harapanku mungkin banyak tetapi aku tau aku tidak bisa kembali untuk meminta lebih.
Hanya, ingin menghadirkan kembali benih-benih kepercayaan itu lagi. Bahwa dia percaya denganku.
Meskipun katanya, selalu ada kesempatan kedua untukku, namun akupun paham dengan kondisiku.
Bila diijinkan untuk bernostalgia, aku rindu dengan keadaan seperti dulu.
Sadar, sekarang ini bukanlah dulu. Hanya bisa memperbaiki kualitas pribadiku untuk bisa jadi yang terbaik untuknya, untuk seseorang yang sudah disiapkan Tuhan.

10/19/2013

Perasaan marah, muka cemberut, sikap yang gelisah, aura yang tadinya ceria berubah menjadi murung, yang tadinya tertawa berubah menjadi sedih hingga akhirnya menangis. Bentuk perasaan itu bisa dikatakan sebuah emosi. Hal-hal tersebut bisa tergolong ke dalam emosi negatif. Namun, emosi juga dapat terlihat dari sebuah perasaan yang menimbulkan aura positif. Misalnya, tertawa, tersenyum, bahagia hingga akhirnya menangis. Namun, sering kali kita berpikir, emosi itu diartikan sebagai bentuk perasaan negatif yang membuat seseorang mempunyai pikiran negatif. Dalam bahasa gaulnya, disebut istilah “neting”. Emosi yang ia pancarkan membuat seseorang berubah menjadi tidak bisa berpikir positif thingking (posting).
Emosi bisa muncul dalam beberapa kondisi tertentu. Salah satunya ketika seseorang telah merasa lelah untuk menunggu, menunggu dalam arti ketika menunggu orang lain dalam sebuah janji, atau saat seseorang lelah menunggu untuk berubah. Namun perlu disadari memang perubahan itu membutuhkan suatu proses, tidak instan. Hal inilah yang bisa memicu buah perasaan itu tumbuh.
Berbalik membahas emosi. Emosi terkadang sulit untuk diterjemahkan ke dalam kata-kata. Bahkan terkadang sulit untuk dikendalikan. Ada banyak cara manusia dalam meluapkan semua emosi yang membakar hatinya. Ada yang dengan menangis, menulis atau membaca novel dan komik kesukaannya, menonton film, mendengarkan musik favoritnya atau musik rock sekalipun, makan makanan yang enak meskipun itu mahal harganya, atau meremas botol a*ua hingga tidak terbentuk lagi seperti aslinya. Meluapkan emosi dengan cara-cara tersebut masih tergolong pada taraf yang wajar. Terlebih lagi ada beberapa orang yang jika ia emosi, ia akan langsung mengambil wudhu. Cara seperti ini adalah cara yang baik. Dikatakan baik, karena dengan membiarkan air yang dingin ikut menjernihkan pikiran dan hati kita.
Namun, emosi yang terlalu berlebihan akan berdampak negatif terhadap diri sendiri bahkan dengan orang lain. Jalan yang ditempuh untuk meredakan emosi adalah dengan mencoba barang-barang yang haram hukumnya. Nauzubillahminzalik.. Bila sudah seperti itu akan terus berlanjut dan susah dihentikannya.
Jadi, untuk meredakan emosi setiap orang punya cara sendiri-sendiri. Namun, perlu diingat, jangan menuangkan emosi dengan hal-hal yang negatif. Bagaimanapun juga setiap orang punya masalah dengan ceritanya sendiri, penyelesaian yang paling baik kita perlu menyikapinya dengan berpikir positif dan bersikap bijaksana. Menangis boleh saja selagi kamu bisa menangis dan membuatmu lega, berteriak juga boleh saja asal pada tempat yang tepat, dan jangan sekali-kali ditempuh dengan hal yang tidak baik. Itu malah membuatmu semakin ‘sakit’ terlebih lagi dapat menyakiti orang-orang yang menyayangimu.

Sekian. Selamat menemukan cara kesukaanmu J

8/05/2013

KKN banyak cerita :) :) :)

10 orang dari disiplin ilmu yang berbeda.

10 orang mempunyai karakter yang berbeda.

10 orang dari latar belakang kebiasaan yang sebelumnya berbeda.

10 orang dari kampung halaman yang berbeda.

Ada yang dari Kediri (Jawa Timur), Cirebon, Tegal, Purwokerto, Semarang, Bekasi, Purworejo, Klaten, Rawalo dan ada yang dari Gentasari (dekat desa KKN).

Beda umur. Beda latar belakang karakter. Beda jenis kelamin. Beda pemikiran dan tingkat emosional.

Udah sekitar 2 minggu lebih kami tinggal bersama di posko KKN Desa Mujur Lor.
yang pastinya udah banyak cerita seru dan menyenangkan!
cerita bagaimana kita mencari dana, ngejalanin proker, rakor sampe malam, nyiapin persiapan proker sampai pagi, hingga rasanya home sick bareng dan udah ga tahan untuk mudik.
tapi sejatinya inilah cerita baru. cerita tentang aku. kamu dan kita.

Moment seperti itulah yang nantinya bakal dikangenin.

10 orang yang tinggal bersama.
Ada yang males mandi. Ada yang rajin mandi. Ada yang males bangun.
Ada yang suaranya khas. Ada yang doyan nyanyi sampai bisa rekaman dan buat album.
Ada yang diam dan sekali bicara ngasih solusi yang solutif. Ada yang jalannya pelan sepelan pelannya.
Ada yang buat ngakak. Ada yang rajin dan rapihnyaa minta ampun. Ada yang doyan bersih". Ada yang suka bilang "ikh ikh".
Dan kamipun bakal menjalani hari-hari KKN kedepannya.
Semoga tambah mengasyikkan. Next episode berikutnya cerita tentang KKN lagi :)




Ayoooooo bikin buat Sekolah Bermain Matahariiiiiii, :"
BerSEMANGAT!!
(Source: pbsparents, via lisdafitriah)
http://isnidalimunthe.tumblr.com/post/48691134994/ayoooooo-bikin-buat-sekolah-bermain

7/30/2013

LPM AGRICA :) kangen dengan sekre. kangen dengan aktivitasnya. kangen dengan orang"nya :)

7/07/2013

Quote

Ini kalimat yang sampai sekarang memotivasi aku.

"Tertawalah bersama dunia, dunia akan tertawa bersamamu"

Lalu yang ini,

"Kepercayaan tidak bisa dibuat tapi dilahirkan"

Juga yang ini,

"Berbuat baik kapanpun dan dimanapun, semua itu akan balik lagi kepada kita"

7/06/2013

Sahabat.

Ini Hesti dan Aku. Udah lama aku mau cerita tentangnya.
Bagiku dia sahabat, adik, teman jail, teman bercerita, teman bercanda, teman jalan" dan teman segalanya.
Ini bukan 'lebay' ataupun mengada-ada. tapi itulah menurutku. seseorang yang aku anggap penting di kehidupanku.
Dia selalu ada di saat aku membutuhkan teman sharing.
Dia selalu sabar dan menjadi pendengar baik di saat aku ingin menceritakan uneg", kekesalan, kesenangan atau kondisi apapun. Bahkan di saat aku sedang menghadapi 'keanehanku' dengan dunia aku sendiri.
Meskipun begitu aku masih belum bisa seperti dia, belum bisa ada di saat dia juga membutuhkanku.
Aku akui hal itu, aku egois namun aku berusaha untuk bisa ada di saat dia membutuhkan dalam kondisi apapun.
Waktu yang membuat kami menjadi semakin dekat, mengenal, memahami sebagai teman sahabat, saling mengingatkan, saling memaafkan dan saling percaya.
Suka, duka, tangis, kecewa, sedih, marah, benci,  senang dan bahagia. kondisi apapun aku ingin kita masih seperti ini, menjadi teman baik. sahabat.
Dia juga seperti adik. usia kami yang terpaut satu tahun, dia lebih muda dariku.
Namun sifatnya dewasa. aku belajar banyak darinya.
Aku yang selalu panik dan sibuk dengan duniaku dengan masalah, tapi dia mengingatkanku menghadapinya dengan tenang.
Harapanku, harapanmu, harapan kita semoga bukan hanya untuk saat ini tapi juga besok dihari" selanjutnya, sampai kapanpun itu.
Big thanks for you : )

Motivasi

Jika kamu gagal, jangan takut untuk mencoba lagi.
Allah pasti punya rencana yang lebih indah untukmu.
Keep istiqamah.

6/17/2013

Indonesia telah lama menerapkan sistem perekomian terbuka dalam mengaktifkan dan menumbuhkembangkan kegiatan perdagangan dalam negeri maupun menjalin kerjasama dengan luar negeri. Sistem perekomian terbuka merupakan istilah yang mengacu pada sistem atau model perekonomian negara yang menjalankan perekonomian dengan melibatkan komponen dan kegiatan asing di luar negara itu. Secara lebih jelas perekonomian terbuka dapat dilihat dengan adanya kegiatan ekspor dan impor. Contohnya seperti Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Fenomena dari dampaknya perdagangan internasional terlihat dari konsumen dalam negeri membeli barang impor atau konsumen luar negeri membeli barang domestik. Hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat lazim dilakukan.
Perlu ditelaah sebelumnya pengertian dari kegiatan ekspor merupakan suatu proses transformasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal umumnya dalam proses perdagangan. Dan oarang atau badan yang melakukannya disebut sebagai eksportir. Dari pengertian tersebut menimbulkan suatu pertanyaan kapankah suatu negara menjadi pengekspor?
Penguatan ekspor mulai gencar digalakkan ketika industri dalam negeri bersaing dalam menjual suatu produk yang dihasilkan untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan yang didapatkan adalah dengan menjual barang di luar negeri lebih mahal dibandingkan dalam negeri. Negarapun mendapatkan keuntungan berupa devisa. Semakin banyak kegiatan ekspor maka semakin besar devisa yang diperoleh bagi suatu negara.
Sehingga suatu negara menjadi pengekspor ketika daya saing produk tidak hanya dalam persoalan harga melainkan juga mutu atau kualitas produk yang diperdagangkan. Penguatan daya saing produk menuntut produsen atau pelaku eksportir menjual suatu barang yang mempunyai nilai jual tinggi untuk menghasilkan devisa bagi suatu negara sehingga produk domestik dapat bersaing di ranah Internasional.
Namun sejauh ini masih banyak negara penghasil sumber daya alam lebih memilih tetap mengekspor bahan mentah ketimbang mengolah lebih lanjut di dalam negeri. Dan menimbulkan daya saing produk domestik masih cenderung kalah bersaing dengan negara yang menambahkan proses sampai industri hilir agar menciptakan nilai tambah.
Menurut Badan Pusat Statistik, secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2008 mencapai USD118,43 miliar atau meningkat 26,92 persen dibanding periode yang sama tahun 2007, sementara ekspor nonmigas mencapai USD92,26 miliar atau meningkat 21,63 persen. Sementara itu ekspor hasil pertanian, industri, serta hasil tambang dan lainnya pada periode tersebut meningkat masing-masing 34,65 persen, 21,04 persen, dan 21,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Disamping kegiatan ekspor yang memicu semangat industri dalam negeri untuk menghasilkan barang yang bernilai tinggi, perdagangan dengan sistem perekonomian terbuka memungkinkan suatu negara untuk mendatangkan barang dari luar negeri atau yang biasa disebut dengan impor. Impor merupakan bagian yang sangat penting dalam perdagangan internasional. Orang atau lembaga yang melakukan impor disebut sebagai importir.
Menurut Dirnaeni (2011) suatu negara memberlakukan impor apabila produksi dalam negeri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik. Selain itu kegiatan impor dilakukan jika harga barang yang bersangkutan di luar negeri lebih mahal. Hal tersebut disebabkan antara lain :
a.              Negara penghasil mempunyai sumber daya alam yang lebih banyak.
b.             Negara penghasil bisa memproduksi barang dengan biaya yang lebih murah, dan

c.              Negara penghasil bisa memproduksi barang dengan jumlah yang lebih banyak.
haloo konbanwa :)
udah lama engga nulis blog lagi.
Rasanya ituuu..
Iya apapun yang aku inginkan tulis aku akan menulis itu.
Menulis itu, membuang "sampah" yang ada di pikiran kita. Atau dengan kata lain uneg-uneg kita.
Okee next kali ini aku mau sharing ma kalian.
Kelompok KKN udah dibagi, jadi penasaran dan gak sabar pengen cepat bertemu mereka.
Semoga kita bisa jadi teman satu kelompok yang baik ya dan satu tim yang kompak. amiiin :)
Teman pertama yang udah kenalan sama aku dia anak Fakultas Biologi, namanya Rohayati.
Katanya si bisa dipanggil Yati. Teman" yang lain belum aku kenal. Yaa semoga bisa cepet berbaur. amiin.
Kami dapet desa di Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Cilacap, Jawa Tengah.
Udah ngebayangin gimana rasanya KKN disana, ketemu ma orang" disana, tinggal dan beradaptasi disana.
Mungkin akan mengasyikan. Semoga.
Pernah ditanyain sama temanku "kalau ga ada KKN, kamu tetep mau milih KKN? Menurutmu apa tujuan KKN"
Aku mau ngambil KKN meskipun itu bukan merupakan kewajiban mata kuliah.
Yaa menurutku KKN itu bagaimana kita bisa bermanfaat buat orang lain, terlebih lagi bisa mengaplikasikan ilmu yang kita dapet.
Meskipun kebermanfaatan kita bukan hanya di waktu KKN saja, bermanfaat buat orang lain bisa diterapkan kapanpun dan dimanapun.
Yap, begitulah sedikit cerita dari aku.
Sekian, oyasuminasai ya!

6/10/2013

Kalau memang terlalu menyakitkan, janganlah buat aku merasa terlalu sakit.
Kalau memang terlalu mengecewakan, janganlah buat aku merasa terlalu kecewa.
Kalau memang terlalu pahit untuk didengarkan, janganlah buat aku merasa sedih.
Buatlah aku tertawa, buatlah aku tersenyum, buatlah aku merasa nyaman walau hanya sebuah senyumanmu, sebuah candaanmu, sebuah perhatianmu dan walau hanya sebentar waktu yang Tuhan kasih untuk aku bisa bersamamu.
Anugrah terindah yang kini aku rasakan adalah bisa mengenalmu dan aku bersyukur bisa hadir di kehidupanmu. Mungkin Tuhan telah menciptakan seseorang yang memang pantas ada di sisimu, yang memang bisa memahamimu dan bisa menerima apapun kekuranganmu.
Tuhan telah menghadirkan seseorang itu untukmu, meski bukan saat ini tapi aku yakin di waktu yang akan datang. Pertemuan kalianlah lebih indah dibandingkan pertemuanku denganmu.
Dan mungkin aku tahu aku tidak sempurna, tapi aku yakin akan ada juga yang bisa menyempurnakan dengan semua kekuranganku. Saat ini aku hanyalah sebuah batu loncatan untuk kamu bisa mengenal seseorang itu yang bisa membahagiakanmu. Kau tau, meskipun aku tau aku hanyalah sebagai batu loncatan tapi saat ini aku bahagia bisa melihat senyumanmu.
15.28 10.06.2013

6/04/2013

"orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis,
ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
-Pramoedya Ananta Toer
Ini, mamah, aku dan papah :)
Malam ini, entah kenapa tiba-tiba aku kangen dengan mereka.
Ya, mamah seorang wanita yang luar biasa. Kehangatan dan kelembutan suara maupun kasih sayangnya selalu terasa. Sinarnya selalu menjadi penerang di saat jalan yang aku tuju gelap gulita.
Selalu bercerita di saat aku pulang ke Bekasi, selalu memberi nasehat "jagalah hidupmu, jangan lupa akan tanggung jawabmu"
Papah, ayah yang paling hebat. Menjadi sosok yang menjadi panutanku untuk mencari seorang pria. Pria yang baik dan tanggung jawab.

(Kiri-Kanan. Papah, ade, aku, mas Bintang, Mamah, mas Panji)
Yaph, dan yang ini adalah keluargaku. Foto ini diambil saat wisuda mamasku yang kedua, Bintang Bergas Cendekia di Institut Teknologi Bandung. Sedangkan mamasku yang pertama, Panji Gigih Perkasa.
Kedua mamasku adalah sumber motivasi bagiku.Mereka mempunyai caranya masing-masing untuk jagain adenya, untuk ngasih perhatian dan cara untuk menyayangi ade"nya. Terlebih lagi, i'm proud of you both :)
Dan yang terakhir adeku, Pandit Purna Juara. Jangan salah loh tingginya dia udah melebihi semua :D
Aku juga bangga dengan adeku satu-satunya ini.
Meskipun usianya lebih muda dari aku tapi dia udah punya prinsip, dewasa dan tegas
(tapi sampai sekarang aku masih menganggapnya dia anak kecil karena masih lucuuu :p )
Yah begitulah, yang paling aku rindukan adalah di saat kita semua kumpul dan menikmati masakan mamah sambil bercerita, tertawa hangat. Alhamdulillah aku masih memiliki keluarga yang masih utuh, selalu ada dan selalu memberikan motivasi dan do'a buatku.
Sekian, cerita tentang keluargaku :)
#puisi
hujan bulan juni
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
-Sapardi Djoko Damono-

5/31/2013


"22 untuk 1, 1 untuk 22", tanggal 22 Mei 2011 melingkar sambil berpegangan bersama di tempat sakral "Kali Pelantikan". Moment itu masih terekam jelas di benakku. 22 anggota baru LPM AGRICA angkatan 2010 lahir. Proses dari awal hingga akhir magang kami lewati, kami berjuang bersama hingga akhirnya kami dilantik. Yaa, satu perasaan yang waktu itu aku alami dan aku pikirkan adalah rasa tidak percaya. Tidak percaya mengapa aku bisa masuk. Mungkin teman-teman lain juga memikirkan hal yang sama.Dulu, aku berjanji ke mas Candra (Pimpinan Umum 2010-2011) aku bisa menjaga teman-temanku, namun maaf mas aku engga bisa menepati hal itu. Kini perjalanan kami hampir melewati garis akhir, kamipun udah mempunyai 2 "ade". "Bukan saatnya bertanya tapi menjawab".
LPM AGRICA memberikan aku keluarga, memberikan aku pelajaran bisa bertemu dengan orang-orang luar biasa, memberikan aku keberanian, memberikan aku suatu pengalaman yang sangat berharga. Meskipun aku hanya bisa memberikan kontribusi kecil tapi aku tetap bersyukur. Inilah perjalananku.
"tertawalah bersama dunia. dunia akan tertawa bersamamu"